MenPANRB: Stop Rezim PNS Malas dan Tidak Inovatif

PEKANBARU - Kinerja para Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang malas harus segera dihentikan, hal tersebut demi bangsa yang lebih maju dan dapat bersaing dengan negara lainnya. Demikian ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur saat memberi sambutan dalam acara Reuni Akbar dan Silaturrahim Nasional Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA UNAND) tahun 2017, di Kota Pekanbaru, Sabtu (29/07).

 

Dirinya menjelaskan yang dimaksud dengan kinerja PNS yang malas yakni yang datang ke kantor hanya untuk sekedar absen, dan tidak mengerjakan apapun. Kemudian pada akhir tahun anggaran yang diberikan negara dapat terserap dengan baik, namun hasilnya tidak terlihat dan tidak dapat dirasakan masyarakat, oleh karena itu rezim yang seperti demikian harus dihentikan.

"Rezim yang malas dan tidak inovatif seperti itu kita stop dan tidak boleh lagi terjadi. Setiap PNS pekerjaannya harus terukur dan hal itu tidak boleh ditawar tawar lagi," ujarnya.

Oleh karena itu pihaknya saat ini tengah menerapkan sistem managemen kinerja, dimana setiap PNS harus jelas apa yang dikerjakan selama berada di kantor dan pegawai tersebut pun harus terlihat kontribusinya bagi organisasinya masing masing. Karena jika kinerja para penyelenggara negara masih seperti demikian maka, negara ini akan tertinggal oleh kemajuan negara-negara lainnya.

Lebih lanjut dirinya mendorong para Civitas Akademika untuk dapat terus memperbaiki sistem pengajaran yang ada di perguruan tinggi. Karena memang calon SDM penerus bangsa lahir dari perguruan tinggi dan oleh sebab itu mutu pendidikan pun harus ditingkatkan lagi, agar dapat menghasilkan SDM yang kompetitif dan memiliki kemampuan. (byu/HUMASMENPANRB)

Sumber : www.menpan.go.id

Link Terkait