Kisah lelaki dari keluarga miskin yang lolos CPNS ini bikin terenyuh

Pegawai Negeri Sipil (PNS) saat ini masih menjadi pekerjaan idaman kebanyakan masyarakat Indonesia. Namun jalur yang ditempuh untuk menjadi seorang PNS terkadang penuh lika-liku dan sulit. Banyak selentingan negatif tentang sistemnya yang membuat masyarakat pesimis untuk menjadi abdi negara.

Namun semenjak tahun 2013 pemerintah terus berbenah salah satunya dengan adanya sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini membuat tes CPNS yang dulunya terkesan tertutup menjadi lebih transparan dan menjangkau semua pihak.

 

Tes CAT membuat masyarakat menjadi optimis untuk menjadi PNS seperti yang dirasakan oleh salah seorang PNS yang baru mendapatkan surat pengangkatan.

Dikutip dari laman facebook Badan Kepegawaian Negara BKN Republik Indonesia, PNS asal Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) ini mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya sistem CAT.

Assalamualaikum admin, Izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada BKN yang telah melaksanakan sistem perekrutan CPNS dengan sistem CAT. Nama saya Margo Adi Seno Saputra domisili di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, dan saya lulus CPNS 2014 formasi perawat pelaksana di Kabupatan Kubu Raya.”

“Saya berasal dari keluarga kurang mampu, rumah orangtua saya saja masih gubuk. Tapi dengan sistem CAT kita semua bisa bersaing tidak pandang bulu, mau miskin atau kaya semua yang menentukan skor tesnya. Dan saya bisa membuat ayah saya bangga, sekarang tinggal ayah yang bisa menyaksikan kelulusan saya. Saya kirimkan foto rumah dan bapak saya yang sedang memamerkan SK pengangkatan saya.”

“Terima kasih sekali lagi buat BKN dan semua yang terlibat di dalamnya. Semoga kelulusan saya dapat menginspirasi teman-teman yang lainnya. Semoga kita semua dapat menjadi abdi negara yang baik. Amin. Wassalam.”

Cara kerja sistem CAT adalah peserta CPNS akan mengerjakan 100 soal yang ada dalam komputer secara online dan diberi waktu selama 100 menit. Jika sudah selesai, otomatis nilai akan keluar di layar komputer.

Peserta juga bisa melihat nilai peserta lainnya di papan pengumuman tempat tes, 30 menit setelah tes berakhir. Tentunya hal ini membuat perekrutan CPNS menjadi transparan karena semua orang bisa saling mengetahui nilai sesama peserta tanpa ada kecurangan. (Kisah Inspiratif kutipan www.brilio.net reporter : Erina Wardoyo)

 

Link Terkait